Bagaimana masturbasi dan onani dilihat dari sisi medis ?


Asal dilakukan dengan cara yang higienis, artinya tubuh terutama tangan serta alat bantu seks (sex toys) dalam kondisi bersih, self service (masturbasi dan onani) tergolong aman. Tapi tetap waspada akan kemungkinan lecet atau luka/infeksi akibat iritasi. Namun perlu diingat, tukar-menukar sarana masturbasi dengan orang lain sama risikonya dengan bertukar-tukar pasangan dalam hubungan seksual, bisa menyebabkan penyakit yang tidak diinginkan.

Adakah sisi buruk dari masturbasi atau onani ?

Meskipun tidak semua pelaku self service mengalaminya, tapi kebanyakan dari mereka cenderung egois dan kurang memperhatikan keinginan serta kepuasan pasangannya. Kasus ini banyak terjadi terutama pada kaum pria. Sedangkan pada wanita yang sering melakukan masturbasi dikhawatirkan akan kesulitan menyesuaikan diri ketika berhubungan seks setelah menikah. Karena, masturbasi bagi wanita cenderung dipusatkan pada perangsangan klitoris, padahal dalam berhubungan seks, vagina-lah yang lebih berperan.

Jadi bagi yang belum mempunyai pasangan lebih baik segera menikah, dan bagi yang sudah menikah lebih baik melakukan kegiatan sex bersama pasangannya. Manusia telah diciptakan dengan kodratnya, untuk itu keperluan/kebutuhan sexnya pun telah disediakan dengan diciptakannya pasangan sex. Maka manfaatkanlah sumber alami tersebut untuk kepuasan sex Anda, lebih aman dan lebih alami serta lebih baik untuk kejiwaan Anda.

0 komentar:

Post a Comment

Followers