cerita dewasa

Cerita Mesum Dewasa Malam Pertama Penuh Nafsu. Malam pertama sering terlintas dalam benak kita, bagaimana dan seperti apa bentuk malam pertama. Bermesraan dengan hangat sampai membara akan dirasakan pada malam pertama. Bilik ruangan menjadi saksi bisu membaranya api cinta dua insan. Birahi Insan dewasa ini seakan tak terbendung, Hanya ada cara ini yang dapat dilampiaskan mereka berdua. Seperti apa api cinta membara itu berlangsung, ikuti Cerita Mesum Dewasa Malam Pertama Penuh Nafsu ini.

Karto berjalan mengikuti perintah si gadis, yang memintanya menuju ruangan di lantai dua. Kamar di lantai dua ini lebih mewah lagi. Karto terkagum-kagum melihat ruangan kamar yang sangat indah dan megah, seperti kamar seorang puteri raja. Di sana ada tempat tidur terbuat dari kayu jati pilihan berukir burung raja wali yang sedang mengepakkan sayapnya. Cahaya lampu dalam kamar itu remang-remang, bau aroma wangi memenuhi seluruh ruangan yang di desain untuk pasangan pengantin baru.

“Nama adik siapa?” tanya Karto, penasaran. Begitu terpesonanya, sampai dia lupa menanyakan nama perempuan cantik yang mengajaknya bercinta.
“Sri Kunti,” jawab si gadis manja.
“Namaku Karto!” sahut Karto, tanpa diminta mengenalkan dirinya.
Sempat terlintas dalam benak Karto kalau nama perempuan ini aneh, tidak seperti nama kebanyakan perempuan. Tapi apa arti sebuah nama. Bisik hatinya. Karto sudah tidak sabar ingin segera melepaskan nafsu birahinya.
“Jangan buru-buru, Bang. Sabar sebentar,” pinta Sri Kunti.
“Aku sudah tidak tahan!”
“Tapi kita harus menikah dulu?”
“Siapa yang akan menikahkan kita?”
“Itu orangnya! Sri Kunti menunjuk ke ruangan tengah rumahnya dari atas lantai dua.

Aneh, di ruangan itu sudah ramai orang berkumpul. Mereka semua memakai baju bagus seperti hendak menghadiri resepsi pernikahan. Ketika Karto masih kebingungan, Sri Kunti turun dari atas lantai dua. Dia berjalan menggandeng tangan Karto. Bersamaan dengan itu, Karto melihat busana yang dipakai Sri Kunti telah berubah menjadi busana pengantin berwarna putih. Padahal sebelumnya, gadis itu mengenakan gaun sutra yang transparan.

Ah, aneh sekali! Mengapa bisa begini cepat? Keraguan ini sempat terselip di batin Karto. Namun entah mengapa, dia kemudian tidak berusaha mempersoalkannya. Karto sendiri bertambah bingung, sebab dirinya juga telah memakai baju jas berwarna hitam dan memakai dasi. Padahal sebelumnya, dia berpakaian lusuh, dengan jeans belel kesayangannya.

Akhirnya, mereka berdua menghadap petugas yang akan menikahkannya. Akad nikah yang Karto laksanakan tidak seperti waktu dia dulu menikah dengan Atik, isterinya yang selalu setia menunggu di rumah. Karto cukup hanya mengucapkan ikrar setia setelah itu resmilah mereka sebagai pasangan suami isteri. Setelah resepsi, pernikahan selesai, semua tamu yang datang pergi meninggalkan rumah. Kini tinggal mereka berdua di dalam rumah besar itu. Hujan gerimis berubah menjadi sangat deras. Udara dingin menusuk tulang. Karto membutuhkan kehangatan. Sri Kunti pun sama membutuhkannya.

“Sekarang kita sudah resmi sebagai pasangan suami isteri. Silahkan Abang menikmati tubuhku,” kata Sri Kunti. Sehelai demi sehelai kain pembalut tubuhnya dia buka, sehingga akhirnya tampaklah pemandangan yang membuat lutut Karto gemetar. Pasangan yang barusan melangsungkan ikrar hidup berdua itu tak sabar menikmati malam pertamanya. Karto menggendong tubuh Sri Kunti memasuki kamar tidur yang telah dipersiapkan untuk mereka berdua.

Tubuh sintal itu dia baringkan di atas kasur empuk. Permainan birahi segera mereka lakukan. Kedua pasangan pengantin baru ini berpacu menuju puncak birahi. Tak ada lagi kata-kata yang terucap dari bibir keduanya. Masing-masing berkonsentrasi menuju finish. Keduanya berlari sama-sama kencang dan sama-sama binal seperti kuda liar sumbawa. Desah nafas kenikmatan keduanya seirama dengan goyangan tubuh Sri Kunti.

Karto merasakan puncak kenikmatan yang tiada tiara. Selama ini, setiap dia berhubungan intim dengan isterinya selalu terasa hambar. Demikian pula ketika dia melakukannya dengan PSK. Karto merasakan kenikmatan biasa-biasa saja. Tapi pada malam ini dia merasakan kenikmatan yang sungguh luar biasa. Biasanya setelah dua kali Karto memuntahkan rudalnya, tubuh pasangannya lemas. Berbeda dengan Sri Kunti, meskipun permainan di atas tempat tidur sudah berlangsung selama hampir dua jam, stamina tubuhnya masih stabil. Berbeda dengan Karto, dia sudah tidak sanggup lagi melanjutkan permainan. Dia menyerah kalah.(Pos Metro Medan)



=============================================================================


search result

Cerita Dewasa Perawan
Cerita Dewasa Ngentot Gadis Perawan Diperpustakaan merupakan cerita dewasa terbaru
Cerita Dewasa Lucu
mengumpulkan berbagai koleksi cerita : cerita lucu, cerita kanak-kanak, cerita remaja, cerita dewasa dan lain-lain dalam dwi-bahasa.
Cerita Dewasa Aku And Mom
Search Results cerita dewasa aku and mom
Cerita Dewasa Shinta Terbaru 2012
Cerita Dewasa, Cerita Porno, Cerita Seks, Cerita Birahi, Cerita ngentot Pembantu, Cerita ngentot Guru, Cerita Ngentot Sekretaris, Cerita ML ama Istri, ...
Cerita dewasa selingkuh dengan adik suami
Cerita dewasa selingkuh dengan adik suami
Cerita Dewasa 2011 - Belawan DDL
Cerita dewasa janda
Janda mungkin dianggap sebagai wanita yang kurang baik apalagi janda semua janda demikian berikut adalah cerita dewasa tentang cerita pengalaman seorang janda ...
Cerita Dewasa Perkosa Janda
kumpulan cerita seks dewasa box iklan. cerita benar dara ku diperkosa ... cerita janda melayu. cerita seks dewasa, cerita rakyat orang cina . ...
Cerita Dewasa Cw Doyan Isap Kontol
Cerita Dewasa yang mau puas dng kontol besar dan memek nya mau di jilat pokoknya ... Cerita Dewasa ini menceritakan sebuah pesta seks yang over size . ... wkwkwkww

0 komentar:

Post a Comment

Followers